SERIES 3

NAMA                                   : LOUISE ESTER GEOVANNI S

KELAS                                  : 2 KA 21

NPM                                       : 11108158

JURUSAN                             : SISTEM INFORMASI

MATA KULIAH                  : TEORI ORGANISASI UMUM 2

UNIVERSITAS GUNADARMA

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Tuhan YME, karena dengan rahmat dan karuniaNya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis angat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga sengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman.

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR         ………………………………………………..   i

DAFRTAR ISI          ……………………………………………………….    ii

I. PENDAHULUAN   ………………………………………………………    1

ORGANISASI VIRTUAL   ………………………………………………     2

LABORATORIUM VIRTUAL      ………………………………………     3

SISTEM KANTOR VIRTUAL      ………………………………………    3

ORGANISASI MANUFAKTUR VIRTUAL        ……………………….    4

RUANG KELAS  VIRTUAL  …………………………………………….    5

KESIMPULAN         ………………………………………………………     6

PENUTUP     ……………………………………………………………….   iii

DAFTAR PUSTAKA          ………………………………………………    iv

ARTIFICIAL INTELEGENCE DAN VIRTUAL ORGANIZATION

  1. I. PENDAHULUAN

Meskipun ide tentang organisasi virtual bukan hal baru, pengembangan kemampuan teknologi informasi masa kini seperti World Wide Webdan artificia inteliggence,memungkinkan perkembangan implementasi baru organisasi vitual yang menggalai kemampuan teknologi informasi tersebut. Pengggunaaan agen, Fsilitaor, Knowleadge, Query dan manipulasiyang dapat menyediakan basis datayang dapat bekerja, dipercaya dan fleksibel.yang digunakan dalam menciptakanplatform organisasi virtualseperti Lokhed’s Agile Cable Production Service. Para praktisi pun telah memulai  untuk mengembangkan organisasiyang mendukung organisasi virtual seperti Agility Forum di Lehigh Univerrsity. Informasi tersedia melalui internet. Sistem kantor vitual puntelah dikembangkan pada saat ini, tteritama padaa proses pengadaan barang.

Perusahaan virtual didefinisikan sebagai suatu tempat “sumber-sumber komplementer tersedia dalam sejumlah perusahaan yang bekerjasama yang terdapat dalam suatu tempat, tetapi terintegrasi untuk mendukung usaha produk partikular selama hal tersebutdapat berjalan. Sumber-sumber secara selektifditempatkan pada perusahaan virtual jika mereka dapat secara lebih menguntungkan digunkan disana daripada diperusahaan “rumah”. Selain itu organisasi Virtual dirancann untuk memfasilitasi 3 kemampuan yaitu :

  1. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas dengan cepat
  2. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas sesering mungkin dan bersamaann
  3. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas yang luas

Oleh karena tersedianya sumber-sumber intra dan inter perusahaan dapat berubah dari menit ke menit, dengan keuntungan pada kelompok yang memungkinnyadapt memutuskan ketersedian sumber secara cepat, organisasi virtual secara teknologi informasi untuk menambah sumber-sumber tebatasdan kemampuan kognitif. Manusiamemilki kemampuan yang terbatas untuk menjaga tetap terhadap apa jalur yang terjadi dalam rentang organissasi virtual yang luas, memberikan batas waktu yang ketatdan kebutuhan sumber yang terbatas dan digunakan oleh organisasi virtual. Hal ini diperburuk oleh interupsi terhadap pekerjaan mereka yang sering terjadi, penelitian masa kini menggindikasikanbahwa pegawai kantor menerima komunikasi(baik menggunakan elektronik, kertas, dan oral) tiap lima menit. Sewbagai hasilnya Ai menyediakn kemampuan organisasi virtual untuk mengurangi keterbatasabn dan ketidakluasan agen manusia untuk memantau dan mengendalikan sumber-sumber substansial tanpa pembatasan waktu yang sudah menjadi sifat dalamorghanisasi manusia.

Penggunaann agen, fasilitator, knowledge query, dan bahas manipulasibersama-sama dengannegotiated ontologiesdapat menyediakan sebuah basis sistem yang dapat bekerja, dan dipercaya, dan fleksibel yang dapat digunakan dalam platfform organisasi virtual.

ORGANISASI VIRTUAL

Sejumlah firma telah secara aktif mengikuti penggunaan organisasi virtual. Sebagai contoh Lokheed telah mengembangkanorganisasi virtualAgile cable Production Service(Acaps) untuiuk menawarkan fasilitas kabel melalui intenet. Dengan fokus pada rancanngan oragnisasi virtual yang memanfaatkan kemampuan internet, Lokheed berharap untuk memperbaiki kualitas dan dan mengurtangi siklus waktu terhadap antara delivery dan order. Firma lainnya pada WWW juga mempekerjakan organisasi virtual. Selain itu para praktisi telah mulai mengembangkan set dasar organisasi yang mendukung ortganisasi vitual, seperti Agility Forum di Lehigh Univesity. Lebih jauh organisasi dasar yang mendukung organisasi vitualtelah dikembangkan oleh(sebagai contoh Bhinekka.com). banyak perkembangan yang dikembangkan untuk berfunggsi dalam lingkungan CommerceNet yang perdagangannya mengambil tempat dengan menghrgai bagian yang terdapat pada sebuah forum yang terdiri dari sejumlah organisasi penyedia penukaran transaksi dengan atau untuk organisasi virtual. Lainnya yang terdapat pada WWW, seperti Sandian National Laboratories, telah mendekskruipsikan stuktur komunikasi yang penting.

LABORATORIUM VIRTUAL

Informasi penelitian seperti remotely sensed data, tersedia semakin banyak melaui WWW Inded, data teleskop Huble tersedia melalui internet, Kamera dan Robot dikendalikan oleh internet. Tim yang tidak terikat diharapkan dapat menganalisa data dari sumber-sumber ini. Seperti ketertarikan dalam kolaborasi remote telah mempermudahkan terbentuknya National Virtual Laboratory (NVL) dan Virtual Lab Notebook ( VILAN).

Pada tingka AI, beberapa isu teknologi primer yang berasosiasi dengan organisasi virtualberhubungan untuk mereaktivasi agen perangkat lunak yang dapat menjadi bagiandari toolkit unutk organisasi virtual. Secara khusus, VILAN menggunakan dua tipe agen yaitu data source type agent yang mengepkasulasisebagai sumber dat heterogen dan sebuah broker agent yang menyelesaikan permintaan dari pengguna dengan pengetahiuan dan transaksi dengan agent sumber data. Tujuan wrapper agent adalah untuk memungkinkan kemampuan pluh and playthird party sofware dalam lingkungan agen. Wrapper menyediakan agen-agen dengan kemampuan berkomunikasi pada berapa tingkat general dengan agen lainnya yang masih dapat secara penuh memanfaatkan secara lunak spesifik domain. Tujuan dari broker agent adalah untuk memnemukan informasi yang dapat memuaskan peemintaan pengguna dari pengguna. Desain awal data broker meliputi kemapuan dasar beriku :

–        Memperlihatkan goal directed behaviordengan mengakomodasi single occurance request

–        Melayani requering behaviour goal

–        Bereaksi secara dinamisterhadap perubahan dalam tujuan

–        Tetap bertahan dalam jangka waktu yang terbatas

–        Berinteraksi dengan agen lainnya.

Desain awal dari wrapper agent adalah untuk menemukan sejumlah permintaan yang sama dari broker agent, tetapi sebuah wrapper juga diperlukanuntuk dapat menyatakan kemampuannya, dan berhadapan denganwrapper toolnya,sehingga dapat menerima hasilnya tugas untuk mengumpan balik dengan menggunakan alat tersebut.

Data brokker dan wrapper agent memainkan aturan yang kritis dalam labotratoriumviirtual. Mereka berkomunikasi di antara para agentyang terdistribusisecara heterogen untuk mengalokasikan, mengidentifikasi, dan menggunakan informasi.

SISTEM KANTOR VITUAL

Hampir semua organisasi menggunakan proses genetikdalam pengadaan, penjualan, dan pengumpulan, sistem payroll/personalia, dan prioses lainnya.

Sistem kantor virtual telah dikembangakan pada saaat ini untuk memungkinkan proses bisnis memiliki batasyang meliputi vendor, pelanggan, organisasi intermedier, dan organisasi pengatur.

Sistem proses bisnis yang banyak menerima perjanjian adalahdalam proses pengadaan.Sejarahnya, sistem pengadaan dilakukan dalam birokarsidengan menghubungkan Departemen dan Perusahaaan. Sesuai dengan itu,ada rantai panjang tipikaluntuk membeli persetujuan membeli barang untuk delay yang panjang.

Virtual Office Sytem yang berdasar pada intellegence agent memperluas batas organisasi, memfasilitasi interaksi dengan rentang bisnisyang lebih luas dengan pendekatansecara tradisional. Selain itu pendekatan agent based, mempercepat proses bisnis dan memfasilitasi perdagangan dengan menjadi opurtunisdalam permintaan RFQdari sejumlah proses.

ARTIFICIAL INTELEGENCE DAN VIRTUAL ORGANIZATION

  1. I. PENDAHULUAN

Meskipun ide tentang organisasi virtual bukan hal baru, pengembangan kemampuan teknologi informasi masa kini seperti World Wide Webdan artificia inteliggence,memungkinkan perkembangan implementasi baru organisasi vitual yang menggalai kemampuan teknologi informasi tersebut. Pengggunaaan agen, Fsilitaor, Knowleadge, Query dan manipulasiyang dapat menyediakan basis datayang dapat bekerja, dipercaya dan fleksibel.yang digunakan dalam menciptakanplatform organisasi virtualseperti Lokhed’s Agile Cable Production Service. Para praktisi pun telah memulai  untuk mengembangkan organisasiyang mendukung organisasi virtual seperti Agility Forum di Lehigh Univerrsity. Informasi tersedia melalui internet. Sistem kantor vitual puntelah dikembangkan pada saat ini, tteritama padaa proses pengadaan barang.

Perusahaan virtual didefinisikan sebagai suatu tempat “sumber-sumber komplementer tersedia dalam sejumlah perusahaan yang bekerjasama yang terdapat dalam suatu tempat, tetapi terintegrasi untuk mendukung usaha produk partikular selama hal tersebutdapat berjalan. Sumber-sumber secara selektifditempatkan pada perusahaan virtual jika mereka dapat secara lebih menguntungkan digunkan disana daripada diperusahaan “rumah”. Selain itu organisasi Virtual dirancann untuk memfasilitasi 3 kemampuan yaitu :

  1. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas dengan cepat
  2. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas sesering mungkin dan bersamaann
  3. Menciptakan atau mengumpulkan sumber-sumber produktifitas yang luas

Oleh karena tersedianya sumber-sumber intra dan inter perusahaan dapat berubah dari menit ke menit, dengan keuntungan pada kelompok yang memungkinnyadapt memutuskan ketersedian sumber secara cepat, organisasi virtual secara teknologi informasi untuk menambah sumber-sumber tebatasdan kemampuan kognitif. Manusiamemilki kemampuan yang terbatas untuk menjaga tetap terhadap apa jalur yang terjadi dalam rentang organissasi virtual yang luas, memberikan batas waktu yang ketatdan kebutuhan sumber yang terbatas dan digunakan oleh organisasi virtual. Hal ini diperburuk oleh interupsi terhadap pekerjaan mereka yang sering terjadi, penelitian masa kini menggindikasikanbahwa pegawai kantor menerima komunikasi(baik menggunakan elektronik, kertas, dan oral) tiap lima menit. Sewbagai hasilnya Ai menyediakn kemampuan organisasi virtual untuk mengurangi keterbatasabn dan ketidakluasan agen manusia untuk memantau dan mengendalikan sumber-sumber substansial tanpa pembatasan waktu yang sudah menjadi sifat dalamorghanisasi manusia.

Penggunaann agen, fasilitator, knowledge query, dan bahas manipulasibersama-sama dengannegotiated ontologiesdapat menyediakan sebuah basis sistem yang dapat bekerja, dan dipercaya, dan fleksibel yang dapat digunakan dalam platfform organisasi virtual.

ORGANISASI VIRTUAL

Sejumlah firma telah secara aktif mengikuti penggunaan organisasi virtual. Sebagai contoh Lokheed telah mengembangkanorganisasi virtualAgile cable Production Service(Acaps) untuiuk menawarkan fasilitas kabel melalui intenet. Dengan fokus pada rancanngan oragnisasi virtual yang memanfaatkan kemampuan internet, Lokheed berharap untuk memperbaiki kualitas dan dan mengurtangi siklus waktu terhadap antara delivery dan order. Firma lainnya pada WWW juga mempekerjakan organisasi virtual. Selain itu para praktisi telah mulai mengembangkan set dasar organisasi yang mendukung ortganisasi vitual, seperti Agility Forum di Lehigh Univesity. Lebih jauh organisasi dasar yang mendukung organisasi vitualtelah dikembangkan oleh(sebagai contoh Bhinekka.com). banyak perkembangan yang dikembangkan untuk berfunggsi dalam lingkungan CommerceNet yang perdagangannya mengambil tempat dengan menghrgai bagian yang terdapat pada sebuah forum yang terdiri dari sejumlah organisasi penyedia penukaran transaksi dengan atau untuk organisasi virtual. Lainnya yang terdapat pada WWW, seperti Sandian National Laboratories, telah mendekskruipsikan stuktur komunikasi yang penting.

LABORATORIUM VIRTUAL

Informasi penelitian seperti remotely sensed data, tersedia semakin banyak melaui WWW Inded, data teleskop Huble tersedia melalui internet, Kamera dan Robot dikendalikan oleh internet. Tim yang tidak terikat diharapkan dapat menganalisa data dari sumber-sumber ini. Seperti ketertarikan dalam kolaborasi remote telah mempermudahkan terbentuknya National Virtual Laboratory (NVL) dan Virtual Lab Notebook ( VILAN).

Pada tingka AI, beberapa isu teknologi primer yang berasosiasi dengan organisasi virtualberhubungan untuk mereaktivasi agen perangkat lunak yang dapat menjadi bagiandari toolkit unutk organisasi virtual. Secara khusus, VILAN menggunakan dua tipe agen yaitu data source type agent yang mengepkasulasisebagai sumber dat heterogen dan sebuah broker agent yang menyelesaikan permintaan dari pengguna dengan pengetahiuan dan transaksi dengan agent sumber data. Tujuan wrapper agent adalah untuk memungkinkan kemampuan pluh and playthird party sofware dalam lingkungan agen. Wrapper menyediakan agen-agen dengan kemampuan berkomunikasi pada berapa tingkat general dengan agen lainnya yang masih dapat secara penuh memanfaatkan secara lunak spesifik domain. Tujuan dari broker agent adalah untuk memnemukan informasi yang dapat memuaskan peemintaan pengguna dari pengguna. Desain awal data broker meliputi kemapuan dasar beriku :

–        Memperlihatkan goal directed behaviordengan mengakomodasi single occurance request

–        Melayani requering behaviour goal

–        Bereaksi secara dinamisterhadap perubahan dalam tujuan

–        Tetap bertahan dalam jangka waktu yang terbatas

–        Berinteraksi dengan agen lainnya.

Desain awal dari wrapper agent adalah untuk menemukan sejumlah permintaan yang sama dari broker agent, tetapi sebuah wrapper juga diperlukanuntuk dapat menyatakan kemampuannya, dan berhadapan denganwrapper toolnya,sehingga dapat menerima hasilnya tugas untuk mengumpan balik dengan menggunakan alat tersebut.

Data brokker dan wrapper agent memainkan aturan yang kritis dalam labotratoriumviirtual. Mereka berkomunikasi di antara para agentyang terdistribusisecara heterogen untuk mengalokasikan, mengidentifikasi, dan menggunakan informasi.

SISTEM KANTOR VITUAL

Hampir semua organisasi menggunakan proses genetikdalam pengadaan, penjualan, dan pengumpulan, sistem payroll/personalia, dan prioses lainnya.

Sistem kantor virtual telah dikembangakan pada saaat ini untuk memungkinkan proses bisnis memiliki batasyang meliputi vendor, pelanggan, organisasi intermedier, dan organisasi pengatur.

Sistem proses bisnis yang banyak menerima perjanjian adalahdalam proses pengadaan.Sejarahnya, sistem pengadaan dilakukan dalam birokarsidengan menghubungkan Departemen dan Perusahaaan. Sesuai dengan itu,ada rantai panjang tipikaluntuk membeli persetujuan membeli barang untuk delay yang panjang.

Virtual Office Sytem yang berdasar pada intellegence agent memperluas batas organisasi, memfasilitasi interaksi dengan rentang bisnisyang lebih luas dengan pendekatansecara tradisional. Selain itu pendekatan agent based, mempercepat proses bisnis dan memfasilitasi perdagangan dengan menjadi opurtunisdalam permintaan RFQdari sejumlah proses.

DAFTAR PUSTAKA

http://library.usu.ac.id/download/ft/elektro-rizal%20batubara.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: